
Melewatkan sarapan di sekitar area hostel, saya mengajak Mittchie keluar dari Old Town menuju area lain di Saska Kępa. Benar saja, daerahnya sungguh berbeda dari Old Town yang penuh turis. Kafe yang kami tuju, F30, hanya berjarak beberapa meter dengan berjalan kaki dari stasiun tram terdekat.
Saya begitu girang ketika melihat payung-payung yang meneduhi meja dan kursi di luar kafe. Gara-gara payung berwarna-warni ini, F30 adalah tempat yang paling mudah dikenali dan berwarna di Saska Kępa.
Meskipun katanya kafe ini selalu ramai saat musim panas, namun mungkin karena kami kesana di Minggu pagi, masih banyak kursi dan meja kosong yang bisa ditempati. Harga makanan dan minuman yang dijual memang cukup mahal dibandingkan kafe-kafe lainnya. Namun tetap saja, tempat ini jadi tempat favorit warga Warsawa menikmati kopi atau lemonade sekalian ngerumpi.
Karena letaknya di daerah permukiman penduduk yang hijau, saya bisa menikmati kehidupan warga Warsawa disini. Dari ibu-ibu yang membawa bayinya di kereta dorong, wanita paruh baya yang sedang mengajak jalan anjingnya di jalanan Francuska, ataupun sepasang muda-mudi cute yang sedang ngobrol dengan aksen Polandia yang juga kyut! Life is good here!
Special tip: Lemonade mereka die die must try! It’s super fresh and colourful. Di samping F30 juga ada booth es krim yang sama enaknya.
Wadah kreatif & industri @ SOHO FACTORY

Sebenarnya Soho Factory termasuk area baru yang direkomendasikan sebagai salah satu tempat kultural di Warsawa. Tapi meskipun baru, area ini menjadi wajib kunjung saat datang ke Warsawa. Area inilah dimana kita bisa menemukan Neon Muzeum, restoran terbaik, hingga toko desainer lokal Polandia.
Saat datang kesini di akhir pekan, Soho Factory sangat sepi dan terkesan semuanya tutup. Saya sempat melihat beberapa toko desain yang masih buka, namun tidak terlalu tertarik untuk masuk. Karena sudah kesorean, saya dan Mittchie cepat-cepat saja masuk ke Neon Muzeum sebelum jam tutup tiba.
Meskipun jauh dari pusat kota, mendatangi Neon Muzeum menjadi agenda yang penting di Warsawa. Berbeda dengan museum sejarah lainnya, Neon Muzeum menampilkan sesuatu yang baru namun tetap menceritakan sejarah Polandia di masa komunis.
Special tip: Mengunjungi Soho Factory saat musim panas adalah waktu terbaik. Coba juga mengintip toko desainer khas lokal ataupun menikmati mentari Warsawa di bangku-bangku taman di area ini lebih lama.
Toilet umum tercantik @ ZŁOTE TARASY

Membayangkan toilet umum, yang ada di pikiran kita pastilah toilet seadanya dengan fasilitas terbatas. Belum lagi kalau toilet tersebut berada di pusat perbelanjaan yang notabene selalu ramai oleh pengunjung. Sudah untung tisu toilet tersedia, jangan sampai deh ya menemukan benda-benda aneh di kloset.
Di Warsawa, saya dibuat speechless saat masuk ke toilet umum di salah satu pusat perbelanjaan. Datang ke pusat perbelanjaan ini dengan Mittchie pun sebenarnya hanya berniat melihat harga Macbook di satu toko.


Tidak hanya cantik dan keren, toiletnya juga super bersih dan wangi. Saat masuk, hidung saya yang sudah disuguhi aroma segar nan manis. Lucunya, di sisi dinding dan belakang pintu toilet ditulisi sejarah Polandia dari Perang Dunia II hingga balon udara. Uber kreatif!
Special tip: It costs nothing!