Postingan dengan label: backpacking

REYKJAVÍK: Menelusuri Kota Sepi Bergaya Eropa Klasik di Akhir Pekan

“Kamu jadi pergi ke Irlandia? Eh, yang terkenal dari sana apa sih?” tanya seorang kenalan. “Westlife!” jawab saya. “Kak, jadi pergi ke Sislandia?” tanya Rika, beberapa saat setelah melihat status terbaru saya di BBM. “Hah? Emang ada di peta?” tanya saya…

Selengkapnya

WARSAWA: Menemukan Tempat Terbaik di Area Miskin Turis

Setelah menghabiskan waktu seharian penuh bergumul dengan turis di area Old Town, akhirnya saya sepakat untuk selesai berpadat-padat ria di pusat kota di hari kedua. Teman Belgia saya, Mittchie, yang juga ikut travelling kali ini, juga sepakat mengikuti kemana arah langkah…

Selengkapnya

COPENHAGEN: Place for Going Out and Design Lovers

Came to Copenhagen about a year ago, I was a bit skeptical with this tiny city. What Copenhagen have beside the landmark colorful port? I had asked a local guy in Tinder and he just replied firmly, “depends on what…

Selengkapnya

Saat-saat Terdepresi Au Pair: Packing Time!

Berkemas ria menjelang keberangkatan atau kepulangan dari tempat jauh adalah satu dari beberapa kegiatan yang saya benci. Rasanya kalau membayangkan packing dan menyusun barang dalam koper, saya bisa berpikir dua kali untuk pergi ataupun pulang. Malas sekali memisahkan barang-barang penting…

Selengkapnya

Sebulan Pertama di Belgia

Finally, sudah satu bulan saya di Belgia. Lama meninggalkan blog, sekarang saatnya sharing lagi tentang serunya tinggal di salah sudut benua biru ini. Awal-awal kedatangan kesini, banyak pertanyaan yang sering ditanyakan ke saya tentang Eropa. Mulai dari berapa banyak bule…

Selengkapnya

Hari Terakhir di Phnom Penh

Mai mengabari kalau pagi itu dia tidak bisa menemani kami jalan-jalan karena sakitnya kambuh. Poor Mai. “If I could wake up from my bed, I will pick you up in the hotel at 8 AM,” katanya di telepon. Sebenarnya tidak…

Selengkapnya

Mabuk Servis di Phnom Penh (4)

Pagi-pagi kami seperti dikejar anjing dan mesti buru-buru gara-gara salah jadwal. Karena kelelahan semalam, kami sampai bangun kesiangan. Jam 7 pagi ponsel Dwi sudah berdering karena panggilan Mai. Masih dengan mata tertutup dan setengah sadar, saya mendengar, “Yes, what? Okay.…

Selengkapnya

Mabuk Servis di Phnom Penh (3)

Karena permintaan dari Dina dan Mai yang menyuruh kami untuk pulang lebih awal dari Ho Chi Minh City, akhirnya saya dan dua orang travel mate sampai di Phnom Penh satu hari lebih cepat. Rasanya baru jam 5 pagi melihat Sunrise…

Selengkapnya

Mabuk Servis di Phnom Penh (2)

Siang ini kami saya dan dua orang travel mate akan meninggalkan Phnom Penh menuju Siem Reap. Dari Siem Reap rencananya kami akan meneruskan perjalanan ke Ho Chi Minh City dan menghabiskan 5 hari disana lalu kembali lagi ke Phnom Penh…

Selengkapnya

Mabuk Servis di Phnom Penh (1)

Juni 2013 Saya dan dua orang travel mate di awal kedatangan kami ke Kamboja untuk pertama kalinya sempat dibuat takjub dengan keramahan orang Kamboja. Awalnya kami mengira negara ini masih miskin dan masyarakatnya tidak terlalu terbuka dengan dunia luar. Namun,…

Selengkapnya
Postingan lama →