Postingan dengan label: Cerita di Denmark

Mewahnya Penerbangan Internasional Kelas Bisnis Singapore Airlines Rute Kopenhagen – Singapura – Jakarta

Bermula dari niat yang belum ingin pulang kampung ke Indonesia, tiba-tiba saya dikagetkan dengan kiriman tiket pesawat dari kakak yang ada di Palembang. Sebelumnya memang beliau sudah tahu kalau saya masih beralasan tidak punya uang untuk pulang. Namun karena rasa…

Selengkapnya

Pilih Mana: Tinggal di Kota Besar, Pinggir Kota, atau Pedesaan?

Saat menulis tulisan ini, sebenarnya saya sedang lapar dan ngidam ramen. Sudah lebih dari sebulan ini saya memang absen makan di luar bersama teman geng karena sedang berpuasa. Rindu sudah lama tidak makan di luar, membuat saya mulai bosan isi…

Selengkapnya

9 Alasan Positif Mengapa Harus Ikut Kegiatan Sukarelawan

Baru-baru ini, akhir pekan saya harus tergadaikan karena diisi dengan acara ataupun festival yang ada di Kopenhagen dan area sekitarnya. Bukan dengan sengaja datang sebagai peserta atau penonton, tapi bekerja sebagai sukarelawan di acara tersebut. Iya, bahkan akhir pekan pun…

Selengkapnya

Kopenhagen: Kota Pecinta Desain dan Rileksnya Nongkrong

Pertama kali datang ke Kopenhagen, saya sedikit skeptis dengan kota mini ini. Apa yang Kopenhagen miliki selain pelabuhan dengan bangunan warna-warninya? Sempat bertanya dengan cowok lokal di Tinder, saya malah dijawab tegas, “apa yang kamu mau? Banyak bar tuh!” Oke.…

Selengkapnya

My First Ballet and If It’s Also Yours

Watching ballet in my home country is portraying high-class levels, rich people, luxuriousness, and elegancy. I’ve never been to any ballet performance in Indonesia, but never wanted to do so because even I’ve never tried to check, I’m pretty sure…

Selengkapnya

Sulitnya Berteman dengan Orang Denmark

Bulan November tahun lalu, saat saya kembali lagi ke Belgia dan menunggu kereta ke Brussels dari Charleroi, saya duduk di bangku kosong bersebelahan dengan seorang kakek-kakek di lobi. Si kakek lagi bersiap membuka kotak makan siangnya, yang saat dilirik berisi…

Selengkapnya

Belajar Bahasa Denmark: Simpel tapi Menantang

“I hate Danish!” “When I heard Danes speak their own language, it’s like they eat potatoes at the same time.” “I’ve been here for 5 years, but I cannot speak Danish yet even though I understand mostly all of part.”…

Selengkapnya

Masyarakat Kopenhagen dan Stereotipe Orang Denmark

Lahir dan besar di Palembang membuat saya menjadi orang yang lebih menyukai suasana medium city ketimbang hiruk-pikuk di Jakarta. Menurut saya orang-orang di kota terbesar secara alami mempunyai pola hidup yang tidak rileks, cenderung kaku, dan individualis. Wajar memang, mengingat…

Selengkapnya

Kota yang Sepi, Negara yang Sepi

Kalau ingin menilai diri sendiri, saya termasuk orang yang introvert secara publik, namun tidak secara personal. Saya memang lebih suka tempat-tempat yang tenang demi hanya membaca buku atau berjalan menikmati alam. Tapi sesuka-sukanya saya dengan ketenangan, Denmark menurut saya terlalu…

Selengkapnya

Mengenal Sistem Transportasi Umum yang Mahal di Denmark

Setelah uang saku harus dipotong pajak, saya pun juga harus jadi financial manager untuk diri sendiri. Selain membagi pos-pos uang untuk belanja, jalan-jalan, dan tabungan, saya juga harus menyisihkan 25% dari uang saku untuk pos transportasi setiap bulannya. Karena sudah…

Selengkapnya
← Postingan lebih baruPostingan lama →