Postingan dengan label: pacaran dengan bule

Bule Ketemu Online, Bisakah Serius?

(PERHATIAN!!! SAYA BANYAK SEKALI MENERIMA TESTIMONIALS SOAL COWOK-COWOK DARI INGGRIS YANG MEMINTA ALAMAT SI CEWEK YANG DIKENAL VIA ONLINE. FYI, HAMPIR SEMUA MODUS PENIPUAN SEPERTI INI BERASAL DARI INGGRIS DAN AMERIKA! JANGAN PERNAH TERTIPU KEMASAN KULIT PUTIHNYA, KARENA BISA JADI…

Selengkapnya

Bahagianya Punya Pacar Kaukasia

Rambutnya pirang ke cokelat mudaan, badannya tinggi semampai, matanya biru, bibirnya merah, dan kalau diajak jalan tak memalukan karena begitu rupawan. Isi dompetnya tebal dan mudah saja mengeluarkan uang untuk mentraktir makan di restoran. Punya peranakan pun begitu dinantikan mengingat…

Selengkapnya

The Asian Drama Syndrome: Online Dating itu Menyebalkan!

Karena semester tahun ini hampir berakhir dan sedikit cheating deadline tugas dari kantor, saya memutuskan untuk mengisi hari dengan menonton drama series di Netflix. Series are not my thing, sebetulnya. Kenapa, karena saya mudah bosan dan tidak betah berlama-lama menonton…

Selengkapnya

Finding My Thor

“Nin, have you found your Thor?” tanya Michi kepo beberapa waktu lalu. Thor, dalam mitologi Nordik kuno adalah seorang Dewa Petir, anak dari Dewa Odin dan Raksasa Jord. Di dalam Marvel Comics, Thor disebut berasal dari Asgard yang merupakan wilayah…

Selengkapnya

Pacaran, Siapa yang Bayar?

Saya cukup jengah mendengar beberapa komplain dari para au pair pencari cinta yang saya temui di Eropa. Urusan cinta mereka memang bukan urusan saya. Terserah mereka ingin mencari cowok dari belahan dunia mana pun. Tapi please, be independent, Girls! Siang ini…

Selengkapnya

Dari Kencan Jadi Teman

Kalau kamu berpikir fungsi online dating di Eropa hanya untuk cari pacar, gebetan, atau teman tidur, then think again. Seorang kenalan saya malah mendapatkan pekerjaan dari cowok yang dikenalnya lewat OK Cupid. Saya, ketimbang mencari pacar, malah lebih memanfaatkan online dating sebagai…

Selengkapnya

Bunny, Bukan Cowok Impresif

Jumat malam, ceritanya saya sedang ngidam makan Kebab. Entah apa alasannya, saya terbayang-bayang daging domba empuk dan enak dibungkus dengan roti dan salad. Tahu Bunny hampir selalu available, saya menghubungi doi yang unsurprisingly memang sedang free. Friday night, jauh-jauh ke…

Selengkapnya

Haruskah Bule?

Minggu lalu seorang teman au pair cerita ke saya tentang teman-teman Indonesianya yang super nosy. Intinya mereka iri karena si teman saya ini punya pacar bule, bisa ke Eropa karena program au pair, dan Instagramnya dipenuhi foto-foto keren di banyak…

Selengkapnya

Cari Pacar atau Suami?

Baru-baru ini saya (lagi-lagi) dicurhati masalah cowok. Seriously! Bolak-balik masalahnya hanya seputar si cowok ini atau si itu yang ketemu di Tinder. “They’re so overwhelming!” kata si cewek Indonesia. Tentu saja sangat membingungkan, karena si cewek berkencan dengan 5 cowok…

Selengkapnya

Ketika Para Au Pair Mencari Cinta

Sebelum memutuskan jadi au pair di tahun 2014, ide saya tentang au pair hanyalah bisa travelling keliling Eropa selain membantu pekerjaan keluarga angkat di rumah. Saya tidak pernah menyadari bahwa beberapa bulan sebelum habis kontrak di Belgia, saya merasakan excitement…

Selengkapnya
Postingan lama →